Antara Aku, Kau, dan Sang Pencipta

Antara Aku, Kau, dan Sang Pencipta

cinta…
bagai purnama terangi sang gulita
cahaya mentari dipantul dengan jelita
laksana kilau sang batu permata
membentuk indah lewat tekanan derita

cinta…
tersusun rapi layaknya bata
terukir indah oleh hati yang tertata
takkan goyah dengan kemilau harta
juga takkan silau oleh rayuan tahta

cinta…
bukanlah ia yang membuat manusia buta
bukanlah ia yang menyilaukan mata
bukan pula ia yang diumbar oleh iblis pendusta
namun, cinta adalah ia yang tulus tercipta
dari barisan hati yang senantiasa menata
membentuk istana nan megah jelita
menjulang tinggi mengharap ridho Allah semata

betapapun kuurai makna cinta
tak akan mampu diri menafsirkan lewat sejuta kata
takkan sanggup jua jari menulisnya dengan lautan tinta
karena dalam cinta, tersimpan banyak cerita Antara Aku, kau dan Sang Pencipta

Tausiyah Cinta

Tausiyah Cinta

Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang,
yang entah siapa dan dimana saat ini,
Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati
karna kau ada di hatiku, namun tidak tampak di mataku

Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat ini masih ingin menunggumu
meski kau tak pernah meminta ingin di tunggu dan di harapkan
Hati ini menyakini bahwa kau ada,
meski entah di belahan bumi mana

Yang aku tau…
kelak aku akan menyempurnakan hidup ini disini, disisiku
Maka saat hatiku mengenal fitrahnya,
aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang di cintai-Nya

Sekalipun kita belum pernah bertemu
mungkin sampai ini kita sedang melihat langit yang sama,
Tersenyum… menatap rembulan yang sama,
Disanalah tatapanku dan tatapanmu bertemu