Siapa yang lebih dahulu

Tidak ada yang tahu siapa yang lebih dulu datang kepada kita, apakah jodoh atau maut?
Lantas apakah kita harus takut atau bahkan khawatir?
Ingat sahabat, kita dibumi ini diciptakan oleh siapa? Allah.

Siapa yang menciptakan dunia ini beserta isinya dan semesta alam? Allah.

Masih pantaskah kita takut dan khawatir akan semua ketetapan-Nya? Padahal ketetapan terbaik dan terindah itu adalah ketetapan dari-Nya.

Lalu bagaimana kita menyiapkan semuanya kalau kita tidak tahu siapa yang lebih dulu datang kepada kita?

Berdo’alah …

Karena dengan berdo’a InsyaAllah kita bisa merubah qodar buruk kita menjadi qodar baik yang telah ditetapkan oleh Allah.

Lalu apakah dengan berdo’a saja sudah cukup bagi kita untuk menyiapkan semuanya ?

Tidak …
Setelah berdo’a kita perlu memperbaiki diri.

Ya …
Memperbaiki diri menjadi lebih baik untuk Allah.
Meningkatkan amalan-amalan untuk bekal kematian maupun bekal pernikahan, agar ketika salah satunya menjumpai kita terlebih dahulu kita sudah siap untuk bertemu mereka.

Memang tidak bisa dipungkiri, aku, kamu, dan sahabat semua terutama yang belum menikah, ingin sekali bertemu pasangan hidupnya sebelum bertemu ajalnya. Tetapi kita tidak tau apa yang telah Allah takdirkan kepada kita.

Kita hanya bisa berdo’a, memperbaiki diri dan bertawakal kepada-Nya agar qodar baik selalu menyertai kita.
Bila Allah belum mengizinkan kita bertemu dengannya didunia, jangan risau karena Allah telah mempersiapkan yang jauuh lebih baik diakhirat-Nya 🙂

Percaya saja, Allah telah menetapkan yang terbaik ~

@rachmahusna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *