Saat engkau merasa kesepian, mungkin inilah saat terbaik tuk mengambil mushaf quranmu. Bacalah hingga tangis laramu berubah menjadi air mata cinta kepada Allah. Ingatlah sejenak betapa Allah telah anugerahkan reribu nikmat yang mungkin lupa, atau sengaja kita lupakan tuk bersyukur pada-Nya.
.
Saat engkau merasa patah hati, mungkin inilah saat terbaik tuk menginsyafi bahwa semua luka ini, barangkali dikarenakan diri kita sendiri yang terlalu berharap kepada selain Allah. Mungkin pikiran kita hanya sebatas rasa, lupa bahwa tujuan kita adalah surga.
.
Saat engkau merasa gundah gulana, maka inilah saat terbaik tuk hamparkan sajadah, menengadah memohon ampun sebab bisa jadi, kebahagiaan kita direnggut oleh dosa yang menyamudera. Beristighfarlah, kalahkan para pendosa dengan taubat terbaikmu, ya.
.
Akhi, ini dunia… tempat singgah sementara. Maka daripada sibuk meratapi senda gurau ini, lebih baik kita sibukan diri dengan ibadah; berikhtiar agar kita layak mengetuk pintu surga-Nya.
.
Demi Allah, tiada nikmat paling indah selain bertemu dengan-Nya, Akhi. Dengan Allah. Dan sungguh tiada rindu yang menggebu selain jumpa dengan Rasul-Nya. Muhammad Sallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
Maka berdoalah, semoga di hembus nafas yang terakhir… kita mengucap kalimat Laa ilaaha illallah… wa Muhammadarrasuulullah.
.
Aduhai andai saja kita paham… maka, tak akan ada lagi tangis selain rerintik air mata yang jatuh sebab mengharap uluran cinta dari Allah. Hanya dari Allah. Tuhan yang Maha Sempurna. ☺
.
~Aby A. Izzuddin~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *