Menurut Ibnu Sina, bila seseorang sudah mencapai klimaks cinta kepada Allah, akan bersemayam di dalam dirinya sifat-sifat berikut:

[1.] Selalu bergembira dan mudah tersenyum bila bertemu sesama.
[2.] Pemurah sehingga tidak berbekas lagi kecintaan pada dunia.
[3.] Berani karena yakin Allah sebagai tempat berlindung.
[4.] Pemaaf sebagai konsekuensi dari hatinya yang sudah dipenuhi cinta kepada Allah.
[5.] Selalu lapang dada karena melihat ke­agungan Allah yang terbentang di alam luas, melihat substansi dari setiap fenomena yang tersaksikan sehingga menimbulkan kecintaan yang semakin mendalam kepada Allah. Di mana pun berada, ia selalu merasakan bahwa Allah selalu melihatnya dan selalu hadir bersamanya. Ke mana pun ia menghadap, di situ ada “Wajah Allah”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *