Mengenakan Jilbab, Ciri-Ciri Wanita Merdeka

Dalam ayat yang kita kaji saat ini, Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya agar memerintahkan para wanita mukminat (khususnya para istri & anak perempuan Nabi karena kemuliaan mereka) yaitu supaya mereka mengulurkan jilbabnya. Tujuannya adlh utk membedakan antara para wanita jahiliyah & para budak wanita.

As Sudi RA mengatakan, “Dahulu orang2 fasik di Madinah biasa keluar di waktu malam ketika malam begitu gelap di jalan-jalan Madinah. Mereka ingin menghadang para wanita. Dahulu orang2 miskin dr penduduk Madinah mengalami kesusahan. Jika malam tiba para wanita (yg susah tadi) keluar ke jalan2 utk memenuhi hajat mereka. Para org fasik sangat ingin menggoda para wanita tadi. Ketika mereka melihat para wanita yg mengenakan jilbab, mereka katakan, “Ini adlh wanita merdeka. Jgn sampai menggagunya.” Namun ketika mereka melihat para wanita yg tdk berjilbab, mereka katakan, “Ini adlh budak wanita. Mari kita menghadangnya.” Mujahid RA berkata, “Hendaklah para wanita mengenakan jilbab supaya diketahui manakah yg termasuk wanita merdeka. Jika ada wanita yg berjilbab, orang2 yg fasik ketika bertemu dengannya tdk akan menyakitinya.” Penjelasan para ulama di atas menerangkan firman Allah mengenai manfaat jilbab,

“Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal.” (QS Al Ahzab:59)

Asy Syaukani RA menerangkan, “Ayat (yg artinya), ” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal”, bukanlah yg dimaksud supaya salah satu di antara mereka dikenal, yaitu siapa wanita itu. Namun yg dimaksudkan adlh supaya mereka dikenal, manakah yg sudah merdeka, manakah yg masih budak. Karena jika mereka mengenakan jilbab, itu berarti mereka mengenakan pakaian orang merdeka.” Inilah yg membedakan manakah budak & wanita merdeka dahulu. Hal ini menunjukkan bahwa wanita yg tdk berjilbab berarti masih menginginkan status dirinya sebagai budak. Hanya Allah yang beri taufik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *