Trivia : Cinta itu…

Cinta itu: Awan | rela berpanasan tuk teduhkan semua org dalam naungan.

Cinta itu: Tanah | meski terinjak, ia tak sungkan menopang semua beban; tanpa pamrih meminta imbalan.

Cinta itu: Debu | terkadang tak terlihat, tapi selalu ada memperhatikan.

Cinta itu: Embun | walau kemudian hilang dipeluk mentari; ia hadirkan sang pelangi.

Cinta itu: Daun | tak pernah membenci angin walau jatuh berguguran.

Cinta itu: Telaga | Menyembuhkan kala dahaga, menyejukkan jiwa jua raga.

Cinta itu: Gurun | Panas jua terhampar luas; Akan tersesat jika tanpa kompas.

Cinta itu: Hutan | Jelajahi seluruhnya, maka kau akan dapatkan jawabannya.

Cinta itu : Buku | Karena bersamamu, semua perlu ilmu.

Cinta itu: … (lanjutkan di komentar ya) he…he

Semua hanyalah titipan

1. Tersebut prestasi dihadapan Allah, saat kamu mampu menggelorakan qona’ah; merasa cukup akan semua yang Allah berikan padamu.

2. Agaknya Semua telah tau, apapun yang ada di dunia ini adalah titipan, fasilitas yang Allah berikan untuk menunjang amalan.

3. Orang kaya, beramal dengan harta; orang berilmu, beramal dengan mewariskan pemahaman; orang miskin, beramal dengan syukur dan sabar. Indah…

4. Di hadapan Allah, semua manusia itu sama. Kaya-miskin, tua-muda, laki-perempuan.

5. Allah tak memandang rupa. Ia hanya menilai insan dari apa yang ada dalam hatinya; keikhlasan dan semangat mencari keridhoan-Nya.

6. Allah ciptakan manusia berakal supaya berpikir tentang hikmah dibalik penciptaan; tapi kerapkali, manusia dikendalikan oleh nafsu dan angan.

7. Jomblo: “andai saja sudah menikah, pasti saya ada yang ngurusin. Mau kerja dibuatin sarapan, cape dipijitin; Punya si kecil jelita. ah, nyaman dah.”

8. Menikah : “andai saja masih jomblo, hidup saya pasti bebas. Tak perlu susah mencari nafkah untuk keluarga. Bisa naik gunung sepuasnya.”

9. Kaya : “andai saya hidup seperti mereka; tak berpunya, tapi keliatan bahagia. Saya tak perlu cemas mikirin nih uang takut kemalingan. Ah, Tentram.”

10. Miskin : “andai saya seperti si kaya, saya bisa membeli apapun yg saya inginkan. Banyak uang pasti bahagia. Pasti!”

11. Manusia tak pernah puas. Karena hakikatnya, segala sesuatu akan terlihat elok saat belum dimiliki.

12. Sudah saatnya kita sadar hakikat penciptaan; Allah tak ciptakan manusia asal-asalan. Semua sudah terukur.

13. Allah tak kurangkan sesuatu daripada seseorang, melainkan melebihkan sesuatu yg lain daripadanya.

14. Allah suka orang kaya dermawan; tapi Allah cinta orang miskin yang dermawan; Ia lebihkan pahala untuknya berbanding si kaya.

15. Allah suka orang tua pergi ke mesjid; tapi Allah lebih suka seorang pemuda yang hatinya selalu berpaut masjid; Semangat memakmurkannya.

16. Allah miskinkan hamba supaya ia lebih banyak meraup pahala dari syukur | “Alhamdulillaah, ya Allah. Engkau masih berikan kami nafas hari ini :’)”

17. Allah miskinkan hamba supaya ia lebih ringan perhitungannya di yaumul hisab nanti;

18. Allah lebihkan harta hamba supaya ramai orang berhujjah atas hartanya yang didermakan.

19. Begitulah, Allah Maha Baik. Tak ada kesia-siaan yang Ia ciptakan, kecuali yang diciptakan tak faham hakikat penciptaan.

20. Jangan jadi orang yang merugi dengan tidak beriman dan tidak mengerjakan amal shaleh karena kau menganggap dirimu serba kekurangan.

21. Jangan jadi orang yang merugi dengan tidak bersabar dan tidak saling menguatkan satu sama lain (QS. Al-‘Ashr) 😉

Karena aku lelaki~

Arrijalu qawwamuna ‘alannisaa
“Kaum lelaki adalah pemimpin bagi kaum wanita”
Karena itu lelaki…

Karena itu lelaki…
harus tetap terlihat kuat; meski hatinya tersayat-sayat.

Karena itu lelaki…
harus tetap terlihat ceria; meski hatinya tergores luka-luka.

Karena itu lelaki…
harus tetap terlihat tegar; meski jiwanya ditampar-tampar.

Karena itu lelaki…
harus tetap sabar; meski amarah membakar-bakar.

Karena itu lelaki…
harus tetap terlihat gagah; meski raga berdarah-darah.

Karena itu lelaki…
harus tetap bisa merangkul; meski dirinya sendiri terpukul.

Dan Karena lelaki adalah qawwam;
pelindung dari temaram.

Antara Aku, Kau, dan Sang Pencipta

Antara Aku, Kau, dan Sang Pencipta

cinta…
bagai purnama terangi sang gulita
cahaya mentari dipantul dengan jelita
laksana kilau sang batu permata
membentuk indah lewat tekanan derita

cinta…
tersusun rapi layaknya bata
terukir indah oleh hati yang tertata
takkan goyah dengan kemilau harta
juga takkan silau oleh rayuan tahta

cinta…
bukanlah ia yang membuat manusia buta
bukanlah ia yang menyilaukan mata
bukan pula ia yang diumbar oleh iblis pendusta
namun, cinta adalah ia yang tulus tercipta
dari barisan hati yang senantiasa menata
membentuk istana nan megah jelita
menjulang tinggi mengharap ridho Allah semata

betapapun kuurai makna cinta
tak akan mampu diri menafsirkan lewat sejuta kata
takkan sanggup jua jari menulisnya dengan lautan tinta
karena dalam cinta, tersimpan banyak cerita Antara Aku, kau dan Sang Pencipta

Tausiyah Cinta

Tausiyah Cinta

Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang,
yang entah siapa dan dimana saat ini,
Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati
karna kau ada di hatiku, namun tidak tampak di mataku

Aku tidak memiliki alasan pasti mengapa sampai saat ini masih ingin menunggumu
meski kau tak pernah meminta ingin di tunggu dan di harapkan
Hati ini menyakini bahwa kau ada,
meski entah di belahan bumi mana

Yang aku tau…
kelak aku akan menyempurnakan hidup ini disini, disisiku
Maka saat hatiku mengenal fitrahnya,
aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang di cintai-Nya

Sekalipun kita belum pernah bertemu
mungkin sampai ini kita sedang melihat langit yang sama,
Tersenyum… menatap rembulan yang sama,
Disanalah tatapanku dan tatapanmu bertemu